Puskesmas Tasikmadu melakukan kampanye cuci tangan pakai sabun di fasilitas pendidikan

Puskesmas Tasikmadu melakukan kampanye cuci tangan pakai sabun di fasilitas pendidikan. Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan cara mudah dan tidak perlu biaya mahal. Karena itu, membiasakan CTPS sama dengan mengajarkan anak-anak dan seluruh keluarga hidup sehat sejak dini. Dengan demikian, pola hidup bersih dan sehat (PHBS) tertanam kuat pada diri pribadi anak-anak dan anggota keluarga lainnya

Tangan merupakan salah satu media paling efektif dalam penyebaran berbagai kuman penyakit. Hal ini disebabkan tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering berinteraksi atau berhubungan dengan lingkungan sekitarnya. Dengan kata lain, banyak aktivitas fisik yang melibatkan tangan untuk melakukannya. Bersalaman dengan orang lain, membuka dan/atau menutup sesuatu, memegang dan membersihkan benda-benda, dan lain sebagainya, semuanya menggunakan tangan untuk melakukannya.

Hal-hal atau benda-benda yang berinteraksi atau bersentuhan dengan tangan kita tersebut tidak selamanya dalam kondisi baik atau bersih.  Bisa jadi terdapat kotoran atau kuman penyakit yang menempel pada benda-benda tersebut yang siap-siap pindah ke tubuh melalui tangan kita. Gangguan kesehatan yang sangat mungkin terjadi pada anak akibat tidak bersihnya tangan adalah diare, caingan, dan ISPA (Inspeksi Saluran Pernapasan Atas).

Dikarenakan kotoran atau kuman penyakit itu tidak terlihat oleh kasat mata, maka kita sering tidak memerhatikannya, bahkan cenderung acuh tak acuh dengan kondisi tangan kita.  Hal ini bisa jadi disebabkan dari kurangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan.

Penanaman kesadaran akan pentingnya kesehatan ini tidak bisa dilakukan secara instant. Diperlukan upaya-upaya yang berkelanjutan dan berkesinambungan.  Dalam hal ini, salah satu upaya untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan adalah melalui kampanye CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun).

Leave a Comment