Puskesmas Tasikmadu Melakukan Pemeriksaan Jajanan Anak Sekolah

Anak sekolah masih mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan, sehingga membutuhkan konsumsi pangan yang cukup dengan gizi seimbang. Berbagai perilaku kurang baik dan perubahan lingkungan telah meningkatkan risiko terjadinya pangan tidak aman baik makanan komersial maupun makanan non-komersial di berbagai institusi termasuk di sekolah. Pangan tidak aman dapat berdampak buruk pada kesehatan baik bersifat kronik maupun akut, bahkan dapat menimbulkan masalah gizi dan kematian. Pangan dan Kesehatan dijamin oleh undang-undang sebagai bagian dari hak azasi manusia (HAM) yang penting untuk diwujudkan pemenuhannya bagi setiap penduduk. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mewujudkan keamanan pangan di semua kondisi dan lembaga/institusi.

Dalam rangka upaya peningkatan kesehatan di lingkungan sekolah terus ditingkatkan. Puskesmas Tasikmadu mengadakan inspeksi dan pemeriksaan jajanan anak sekolah. Pemeriksaan jajanan di sekolah ini adalah upaya melindungi anak sekolah dari kandungan bahan berbahaya pada makanan tersebut dan ini berdampak pada gangguan kesehatan.

Pemantauan ini dilakukan bertujuan agar makanan dan minuman yang dibeli anak-anak aman dikonsumsi, kata Kepala Puskesmas Tasikmadu (27/07/2020)

Menurutnya, dalam melakukan pemantauan tersebut pihaknya akan mengambil sampel dari jajanan yang dijual untuk dilakukan pemeriksaan apakah mengandung bahan-bahan berbahaya seperti pewarna buatan dan bahan lainnya yang tidak sehat untuk dikonsumsi anak-anak.

Leave a Comment